Akademik

From Wiki paramadina

Jump to: navigation, search

Contents

PENDAFTARAN MAHASISWA BARU REGULER

Formulir Pendaftaran Mahasiswa Baru dapat diperoleh pada bagian Penerimaan Mahasiswa Baru atau melalui internet pada www.paramadina.ac.id. Untuk mendaftarkan diri, calon mahasiwa baru harus membawa formulir yang telah diisi lengkap pada bagian Penerimaan Mahasiswa Baru disertakan dengan pembayaran biaya Ujian Seleksi.

Syarat Pendaftaran

  1. Fotokopi ijazah/STTB dan NEM SMA yang telah dilegalisir sekolah (bagi yang telah lulus) atau rapor kelas III semester I (bagi siswa SMA).
  2. Dua lembar pasfoto berwarna ukuran 3x4 cm.

Persyaratan Khusus bagi WNA dan Calon Mahasiswa dari Program Internasional

Calon mahaiswa dengan status WNA lahir di Indonesia, dan orang tua berdomisili di wilayah Republik Indonesia harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  1. Mendapat izin belajar dari Ditjen Dikti
  2. Tembusan izin belajar disampaikan rangkap 1 (satu) kepada Rektor.

Calon mahasiswa WNA yang berasal dari luar negeri harus memenuhi syarat sebagai berikut :

  1. Surat rekomendasi tentang kualifikasi pendidikan yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di negara calon.
  2. Surat rekomendasi tentang evaluasi (penilaian) ijasah yang dikeluarkan oleh Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia.
  3. Akte kelahiran/Akte kenal lahir

Calon mahasiswa dari Program Internasional harus memenuhi syarat sebagaimana butir 2.a dan 2.b.

Calon mahasiswa yang telah mendaftarkan diri akan mendapatkan kartu ujian dan jadwal ujian Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SMB).

Ujian SMB dilaksanakan pada jadwal yang telah ditentukan oleh bagian Seleksi Mahasiswa Baru. Hasil Ujian SMB akan diumumkan maksimal 1 (satu) minggu setelah pelaksanaan ujian seleksi melalui surat.

PENDAFTARAN MAHASISWA BARU MELALUI PARAMADINA FELLOWSHIP

Sejak tahun ajaran 2008, Universitas Paramadina bekerjasama dengan para dermawan Indonesia sebagai Donor melalui program Paramadina Fellowship (PF). Program ini memberikan beasiswa kepada siswa-siswi lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) atau sederajat yang memiliki potensi akademis maupun non-akademis untuk mengikuti pendidikan S1 pada seluruh Program Studi yang ada di Universitas Paramadina. Nilai beasiswa sebesar Rp 110.000.000,- (seratus sepuluh juta rupiah) mencakup pendanaan : Dana transportasi dari tempat asal menuju ke Universitas Paramadina. Biaya studi selama 4 tahun kalender akademik. Penerima beasiswa diharapkan dapat menyelesaikan studi, maksimal 4 tahun. Dana aktivitas kemahasiswaan sebesar Rp 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah). Tunjangan buku 1 juta rupiah per-semester. Biaya hidup (living allowance) sebesar 1 juta rupiah per-bulan.** Disediakan asrama, wajib tinggal selama 2 tahun atau 4 semester berturut-turut.** Kemungkinan pelatihan dan magang selama studi, di perusahaan Donor. Peluang kesempatan kerja atau tawaran kerja dari Donor, setelah menyelesaikan studi S1.

    • ) Keterangan :

Seluruh penerima beasiswa termasuk mereka yang berasal dari dari wilayah Jabodetabek, berhak atas biaya hidup dan wajib tinggal di asrama. Formulir pendaftaran dapat diperoleh di Universitas Paramadina tanpa dipungut biaya atau di website www.paramadina.ac.id

PENDAFTARAN MAHASISWA PINDAHAN

Mahasiswa dari luar Universitas Paramadina yang ingin pindah ke Universitas Paramadina harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Mengisi Formulir Pendaftaran Mahasiswa Pindahan.
  2. Menyerahkan :
    • Surat permohonan yang diajukan selambat-lambatnya dua bulan sebelum semester dimulai.
    • Surat pengunduran diri atau surat pindah dari Perguruan Tinggi asal.
    • Fotokopi transkrip yang dilegalisir (dengan menunjukkan aslinya).
  3. Status akreditasi dari Program Studi asal minimal sama dengan status akreditasi Program Studi yang dituju di UPM (untuk dalam negeri), atau sudah mendapatkan pengesahan DIKTI (untuk pindahan perguruan tinggi dari luar negeri).
  4. Tidak dinyatakan putus studi (drop out) dari perguruan tinggi asal.
  5. Kredit yang diakui maksimal 110 SKS.
  6. Matakuliah yang bisa ditransfer memiliki nilai minimal B dan memiliki SKS yang sama dengan SKS yang ada pada kurikulum Program Studi yang dituju, atau nilai minimal C untuk SKS lebih besar dari SKS yang ada pada kurikulum Program Studi yang dituju.
  7. Ketentuan Nama Matakuliah yang ditransfer dan masa studi yang ditempuh sepenuhnya ada pada masing-masing Program Studi.
  8. Melunasi biaya pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.

PENDAFTARAN ULANG MAHASISWA BARU

Calon mahasiswa yang telah mengikuti ujian Seleksi Mahasiswa Baru dan dinyatakan lulus, selanjutnya harus melakukan pendaftaran ulang mahasiswa baru.

Waktu pendaftaran ulang

Senin - Jum’at pkl. 09.00-16.00 WIB Sabtu pkl. 09.00-13.00 WIB

Prosedur Pendaftaran Ulang

  1. Calon mahasiswa wajib datang dan menyerahkan tanda bukti setor/transfer bank
  2. Calon mahasiswa menyerahkan persyaratan yang belum lengkap
  3. Calon mahasiswa mengisi surat pernyataan akan mentaati peraturan yang berlaku.

Setelah melakukan pendaftaran ulang, calon mahasiswa akan mendapatkan tanda bukti daftar ulang.


PENDAFTARAN ULANG MAHASISWA LAMA

Setiap semester, mahasiswa lama wajib melaksanakan registrasi ulang sesuai jadwal di kalender akademik.

Prosedur Pendaftaran Ulang

  1. Mahasiswa melakukan konsultasi dengan Pembimbing Akademik untuk menentukan matakuliah yang akan diambil pada semester berikutnya.
  2. Mahasiswa mengisi KRS secara online di lingkungan kampus.
  3. Mahasiswa meminta persetujuan dari Pembimbing Akademik.
  4. Mahasiswa menyelesaikan proses KRS online dengan mengklik FINISH.
  5. Mahasiswa mencetak KRS online untuk diserahkan ke Pusat Pelayanan Mahasiswa.
  6. Mahasiswa melakukan pembayaran Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan dan biaya Satuan Kredit Semester (sks) sesuai dengan jumlah yang diambil, melalui bank yang ditunjuk Universitas.
  7. Mahasiswa menyerahkan bukti setor bank ke Pusat Pelayanan Mahasiswa.
  8. Apabila terdapat jumlah pembayaran yang tidak sesuai dengan jumlah kewajiban yang harus dilakukan mahasiswa, maka KRS tidak akan diproses, dan pembayaran yang telah dilakukan akan dialokasikan pada semester berikutnya. Oleh karena itu, mahasiswa wajib melapor kepada bagian Akademik apabila namanya tidak muncul pada daftar hadir perkuliahan, sementara KRS atau pembayaran telah dilakukan.

KRS hanya akan diproses setelah mahasiswa menyerahkan bukti setor bank ke Pusat Pelayanan Mahasiswa.

Jumlah sks Mata Kuliah yang boleh diambil :

  • Sesuai dengan IPS terakhir, dengan pedoman sebagai berikut :
IPS Maksimum sks
>3,0 24
2,50 - 2,99 22
2,00 - 2,49 20
1,76 - 1,99 18
1,50 – 1,75 16
< 1,5 14
  • Sesuai dengan saran Pembimbing Akademik

KETERLAMBATAN PENGISIAN KRS

  • Mahasiswa yang terlambat melakukan pengisian KRS online di luar jadwal yang telah ditetapkan dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah).
  • Pembayaran sanksi administrasi dilakukan melalui bank yang ditunjuk oleh Universitas.


KETERLAMBATAN PEMBAYARAN

Mahasiswa yang melakukan keterlambatan pembayaran uang masuk, sumbangan penyelenggaraan pendidikan dan biaya satuan kredit semester (sks) di luar jadwal yang telah ditetapkan, maka KRS tidak akan diproses, dan mahasiswa dinyatakan cuti pada semester berjalan. Bagi mahasiswa yang telah mengisi KRS on line, namun belum melakukan pembayaran sesuai dengan jadwal pembayaran yang telah ditetapkan, harus melaporkan pada bagian akademik dan dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp. 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah) Pembayaran sanksi administrasi dilakukan melalui bank yang ditunjuk oleh Universitas. KRS baru dapat diproses setelah mahasiswa menyerahkan bukti setor bank ke Pusat Pelayanan Mahasiswa.


CUTI AKADEMIK

Cuti Akademik adalah status dimana mahasiswa tidak terdaftar pada perkuliahan semester berjalan namun terdaftar sebagai mahasiswa Universitas Paramadina.

  1. Cuti Akademik diberikan:
    1. Atas permohonan tertulis mahasiswa yang bersangkutan dengan mengisi form cuti akademik.
    2. Secara otomatis oleh Direktorat Akademik apabila mahasiswa tidak melakukan pendaftaran ulang untuk semester berjalan.
      • Pendaftaran ulang yang dimaksud adalah:
        1. tidak mengisi KRS dan tidak melakukan pembayaran sampai batas waktu yang telah ditentukan.
        2. mengisi KRS tetapi tidak melakukan pembayaran sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan.
        3. tidak mengisi KRS tetapi melakukan pembayaran sampai dengan batas waktu yang telah ditentukan.
        4. mengisi KRS dan melakukan pembayaran melewati batas waktu yang telah ditentukan.
  2. Cuti Akademik dapat diberikan maksimal 2 (dua) semester berturut-turut, dan maksimal 4 (empat) semester selama masa pendidikan.
  3. Jika mahasiswa cuti lebih dari 2 (dua) semester berturut-turut, untuk semester berikutnya akan dikenakan biaya pendidikan, yaitu: uang masuk, Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan dan SKS seperti mahasiswa baru.
  4. Cuti Akademik tidak diperhitungkan sebagai masa studi.
  5. Mahasiswa dianggap mengundurkan diri apabila melanggar butir (2).
  6. Selama masa Cuti mahasiswa dikenakan biaya registrasi sebesar 50% dari Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan.

MUNDUR MATA KULIAH

Mundur matakuliah dimaksudkan agar mahasiswa mempunyai kesempatan untuk mengundurkan diri dari suatu matakuliah tanpa mempengaruhi jumlah Indeks Prestasi Semester (IPS). Pendaftaran mundur matakuliah dilaksanakan sebagai berikut:

  1. Mundur mata kuliah dapat dilakukan paling lambat pada pertemuan ke empat perkuliahan pada semester berjalan dan diatur dalam Kalender Akademik.
  2. Mahasiswa mengambil formulir mundur matakuliah di Pusat Pelayanan Mahasiswa.
  3. Mahasiswa mengisi dan mengembalikan formulir mundur matakuliah yang telah ditandatangani oleh Orangtua/Wali dan Mahasiswa bersangkutan dengan menggunakan materai Rp. 6.000,- (enam ribu rupiah) ke Pusat Pelayanan Mahasiswa.
  4. Mahasiswa yang melakukan mundur matakuliah maka sks matakuliah tersebut tidak dihitung sebagai jumlah sks yang diambil pada semester tersebut
  5. Mahasiswa yang melakukan mundur matakuliah maka biaya sks yang telah dibayarkan untuk matakuliah tersebut tidak dapat dikembalikan ataupun dialokasikan untuk semester berikutnya.
  6. Khusus mahasiswa Falsafah dan Agama tidak dapat melakukan mundur matakuliah.

KELEBIHAN PEMBAYARAN

Mahasiswa yang memiliki kelebihan pembayaran biaya pendidikan pada semester berjalan:

  1. Biaya SKS tersebut akan diberlakukan sebagai deposit dan dialokasikan untuk semester berikutnya.
  2. Namun apabila mahasiswa yang bersangkutan telah dinyatakan lulus dan masih memiliki kelebihan pembayaran biaya pendidikan, maka kelebihan biaya tersebut akan dikembalikan oleh bagian keuangan atas pengajuan dari mahasiswa yang bersangkutan.

PINDAH PROGRAM STUDI

Mahasiswa diperbolehkan pindah ke program studi lain di lingkungan Universitas Paramadina dengan ketentuan sebagai berikut :

  1. Pindah program studi diperbolehkan sebanyak 1 (satu) kali selama menjadi mahasiswa Universitas Paramadina, dengan mengisi Formulir Pindah Program Studi, dan dilakukan sebelum pengisian KRS.
  2. Program Studi yang baru, harus membuat berita acara transfer nilai sebagaimana halnya mahasiswa pindahan dari Universitas lain.

PENGUNDURAN DIRI

Pengunduran diri adalah hak mahasiswa karena berbagai alasan pribadi.

Prosedur pengunduran diri:

  1. Mahasiswa mengajukan surat pengunduran diri kepada Rektor up Deputi Rektor Bidang Akademik dan Riset yang ditandatangani mahasiswa bersangkutan dan orang tua dengan menggunakan materai Rp. 6.000,- (enam ribu rupiah).
  2. Mengisi form pengunduran diri yang telah ditandatangani oleh mahasiswa dan orang tua dengan persetujuan Ketua Program Studi, disertai lampiran:
    • Surat keterangan bebas administrasi dari Bagian Keuangan.
    • Surat keterangan bebas pustaka dari perpustakaan.
    • Kartu Tanda Mahasiswa.
  3. Bila butir (1) dan (2) telah dipenuhi maka Direktorat Akademik akan menyampaikan kepada Rektor untuk menerbitkan Surat Keputusan Pengunduran Diri.
  4. Rektor mengeluarkan Surat Keputusan Pengunduran Diri.
  5. Mahasiswa berhak mendapatkan SK Pengunduran Diri dan transkrip nilai.

BIAYA PENDIDIKAN

Biaya pendidikan adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh mahasiswa sebelum perkuliahan dimulai, yang terdiri dari :

  1. Uang Masuk yaitu biaya yang dikenakan hanya sekali untuk mahasiswa baru yang jumlahnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  2. Sumbangan Penyelenggaran Pendidikan (SPP) adalah biaya yang dikenakan pada setiap semester.
  3. Biaya satuan kredit semester adalah biaya yang dikenakan pada setiap semester yang besarnya sesuai dengan biaya sks pada tahun masuk dikalikan dengan banyaknya sks yang diikuti oleh masing-masing mahasiswa.

SPP dan biaya sks per angkatan sebagai berikut (dalam ribu rupiah):

Angkatan Smt Reguler Smt

SPP SKS Pendek 2001 1,700 100 200 2002 2,000 125 250 2003 2,000 125 250 2004 2,000 125 250 2005 2,000 125 250 2006 * 2,500 150 300 2006 2,000 125 300 2007 2,500 150 300 2008 3,000 150 300 2009 3,500 160 320 gelombang khusus

UMUM

Ketentuan akademik adalah peraturan, prosedur dan tata nilai yang harus ditaati oleh seluruh civitas academica berkaitan dengan aktivitas akademik. Tujuan Ketentuan akademik ini yaitu agar seluruh civitas academica memiliki gambaran yang jelas tentang hal-hal yang perlu dan seharusnya dilakukan berkaitan dengan kegiatan akademik.

  1. Sistem Kredit Semester (SKS) adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan dimana beban studi mahasiswa, beban kerja tenaga pengajar dan beban penyelenggaraan program pendidikan dinyatakan dalam satuan kredit semester (sks) .
  2. Semester adalah satuan waktu kegiatan untuk menyatakan lamanya suatu program pendidikan dalam suatu jenjang pendidikan. Semester yang diselenggarakan adalah semester reguler dan semester pendek.
    1. Semester reguler adalah penyelenggaraan kuliah yang dilaksanakan dalam waktu 16 minggu kuliah atau kegiatan terjadwal lainnya termasuk kegiatan evaluasi.
    2. Semester pendek adalah penyelenggaraan kuliah di antara dua semester regular dan dilaksanakan dalam 16 kali pertemuan, termasuk evaluasi. Semester pendek diselenggarakan dengan tujuan untuk membantu mahasiswa agar dapat menyelesaikan studinya tepat waktu
  3. Satuan Kredit Semester (sks) adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan besarnya beban studi mahasiswa atau besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa setiap semester maupun secara kumulatif.
    1. Satu satuan kredit semester (1 sks):
    2. untuk mata kuliah setara:
      1. 50 menit kegiatan tatap muka terjadwal,
      2. 60 menit kegiatan akademik terstruktur, dan
      3. 60 menit kegiatan akademik mandiri.
    3. untuk laboratorium setara:
      1. 100 menit kegiatan laboratorium terjadwal,
      2. 60 menit kegiatan akademik terstruktur, dan
      3. 60 menit kegiatan akademik mandiri.
    4. Kegiatan akademik terjadwal adalah tatap muka terjadwal dengan tenaga pengajar.
    5. Kegiatan akademik terstruktur adalah kegiatan atau tugas yang diberikan oleh dosen untuk dikerjakan oleh mahasiswa. Kegiatan ini dapat berupa penyelesaian soal-soal atau kasus, pencarian data untuk kasus tertentu, pendalaman materi/pokok bahasan.
    6. Kegiatan akademik mandiri adalah kegiatan yang dilakukan atas inisiatif para mahasiswa untuk mengetahui dan mendalami bahan yang diberikan dalam perkuliahan, misalnya: mempelajari materi yang dibahas, mencari informasi yang berkaitan dengan topik bahasan, diskusi kelompok, konsultasi dengan dosen.
  4. Kurikulum adalah seperangkat matakuliah yang harus ditempuh oleh mahasiswa untuk menyelesaikan studi pada suatu program studi.
  5. Masa Studi adalah lama studi seorang mahasiswa dalam menyelesaikan studi di Universitas Paramadina. Masa studi maksimal yang diperbolehkan bagi seseorang untuk menyelesaikan studi di Universitas Paramadina adalah 7 tahun. Mahasiswa akan dikeluarkan dari Universitas Paramadina apabila tidak dapat menyelesaikan program sarjana dalam kurun waktu 7 tahun.
  6. Pembimbing Akademik adalah staf edukatif yang ditugaskan untuk memberikan pembimbingan akademik kepada mahasiswa.
  7. Pembimbingan akademik adalah pemberian penjelasan, petunjuk dan arahan dalam kegiatan akademik kepada mahasiswa agar studinya berjalan baik dan lancar.
  8. Kartu Rencana Studi (KRS) merupakan lembar berisi rancangan mata kuliah yang akan diambil untuk semester yang akan datang.
  9. Kartu Hasil Studi (KHS) merupakan lembar berisi hasil studi mahasiswa pada semester yang bersangkutan.

MATRIKULASI BAHASA INGGRIS

  1. Dimaksudkan untuk memberi bekal bagi setiap mahasiswa sebelum mengikuti matakuliah Bahasa Inggris I.
  2. Memiliki bobot 0 (nol) SKS dan merupakan matakuliah prasyarat untuk mengambil matakuliah Bahasa Inggris I.
  3. Dilaksanakan sebelum perkuliahan semester gasal dimulai atau bersamaan perkuliahan semester gasal.
  4. Pertemuan dilaksanakan 18 kali dengan absensi yang diperbolehkan maksimal 4 kali.
  5. Mahasiswa wajib untuk mengikuti tes PEPT sebelum program matrikulasi untuk kepentingan penempatan kelas. Apabila hasil tes PEPT:
    • Skor kurang dari 500, maka mahasiswa tersebut wajib mengikuti matrikulasi Bahasa Inggris.
    • Skor lebih dari 500, maka mahasiswa wajib:
      • Mengikuti program matrikulasi kelas khusus,
      • Dinyatakan lulus matrikulasi Bahasa Inggris dengan nilai A apabila memenuhi syarat kehadiran.
  6. Pada akhir pertemuan matrikulasi akan dilaksanakan kembali tes PEPT untuk melihat perkembangan kemampuan Bahasa Inggris Mahasiswa.

Apabila pada tes PEPT :

    • Skor kurang dari 500, maka mahasiswa tersebut wajib mengikuti mata kuliah Bahasa Inggris I dan masuk pada kelas regular.
    • Skor lebih dari 500, maka mahasiswa tersebut wajib mengikuti perkuliahan Bahasa Inggris I dan masuk kelas khusus dengan nilai A apabila memenuhi syarat kehadiran.
  1. Jika mahasiswa tidak mengikuti atau dinyatakan tidak lulus matrikulasi, maka mahasiswa yang bersangkutan wajib mengikuti matrikulasi pada semester gasal tahun berikutnya dengan membayar biaya matrikulasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


TES PEPT

  1. Tes PEPT bersifat WAJIB dan menjadi prasyarat bagi setiap mahasiswa pada tiap tahun ajaran untuk mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) pada tiap semester.
  2. Tes PEPT akan dijalankan di semester gasal dan semester genap, di saat minggu tenang menjelang UAS.
  3. Mahasiswa yang tidak bisa mengikuti tes PEPT pada jadwalnya harus mengajukan surat dokter atau surat izin dari orangtua yang ditanda-tangani oleh Pembimbing Akademik ke Koordinator MK Bahasa Inggris. Selanjutnya, mahasiswa harus mengikuti tes PEPT ulang di waktu yang ditentukan Koordinator MK Bahasa Inggris. Mahasiswa dalam kategori ini masih bisa mengikuti UAS dengan izin Koordinator MK bahasa Inggris.
  4. Mahasiswa yang tidak mengikuti tes PEPT tanpa alasan yang kuat tidak akan diizinkan untuk mengikuti UAS.

PERKULIAHAN

Perkuliahan merupakan kegiatan tatap muka yang diadakan se- suai dengan ketentuan dan jadwal yang telah disusun. Aturan perkuliahan yang harus ditaati oleh dosen dan mahasiswa sebagai berikut :

  1. Dosen mengambil Daftar Kehadiran dan Buku Aktivitas di Pusat Pelayanan Dosen.
  2. Mahasiswa dan dosen hadir tepat waktu sesuai jadwal perkuliahan.
  3. Daftar Kehadiran akan ditarik oleh petugas setelah perkuliahan berlangsung 30 menit.
  4. Mahasiswa yang terlambat lebih dari 30 menit diijinkan mengikuti perkuliahan apabila dosen mengijinkan, namun tidak diperbolehkan mengisi Daftar Kehadiran.
  5. Jika dosen tidak hadir atau terlambat diwajibkan memberitahu hingga batas waktu 30 menit. Jika tidak ada pemberitahuan hingga batas waktu tersebut, maka mahasiswa berhak mengisi daftar hadir perkuliahan pada waktu yang telah dijadwalkan di Program Studi.
  6. Jika dosen tidak hadir, dan telah memberitahukan dalam waktu yang telah ditentukan, maka dosen diwajibkan memberikan kuliah pengganti sesuai dengan ketentuan.
  7. Jika dosen telah hadir selama 30 menit dan tidak ada mahasiswa yang hadir maka dosen yang bersangkutan berhak meninggalkan kelas dengan mengisi buku aktivitas dan menandatangani Daftar Kehadiran.
  8. Selama perkuliahan, mahasiswa wajib menaati tata tertib perkuliahan sebagai berikut:
    1. Menandatangani Daftar Kehadiran.
    2. Tidak diperkenankan menandatangani Daftar Kehadiran mahasiswa lain.
    3. Berpakaian rapi dan sopan.
    4. Tidak diperkenankan menggunakan sandal jepit.
    5. Tidak mengoperasikan telepon genggam.
    6. Apabila meninggalkan ruangan harus seijin dosen yang bersangkutan dan tidak lebih dari waktu yang diberikan dosen.
    7. Apabila Mahasiswa yang keluar lebih dari waktu yang diijinkan dosen atau tidak kembali ke ruang perkuliahan maka dosen berhak untuk menganulir kehadiran mahasiswa tersebut (mahasiswa dinyatakan tidak hadir).
  9. Diluar aturan tata tertib yang tertera pada butir 8 diatas, dosen berhak menentukan tata tertib perkuliahan di kelasnya dan dinyatakan diawal perkuliahan.
  10. Apabila mahasiswa tidak mentaati tata tertib perkuliahan sebagai mana dinyatakan pada butir 8, maka dosen berhak memberikan teguran hingga mengeluarkan mahasiswa dari ruangan kelas.

IJIN TIDAK MENGIKUTI PERKULIAHAN

Selama 1 (satu) semester mahasiswa berhak tidak mengikuti perkuliahan maksimal 4 kali pertemuan tanpa surat keterangan apapun, dan 2 kali pertemuan dengan surat keterangan dari Direktur Kemahasiswaan & Pengabdian Masyarakat (DKPM) dan atau Ketua Program Studi (Ka PS) Surat dari DKPM dan KaPS diberikan dalam rangka memberikan insentif kepada mahasiswa yang mengikuti berbagai kegiatan kemahasiswaan baik di kampus Universita Paramadina atau kegiatan diluar yang mewakili Universitas Paramadina.

Mahasiswa yang kehadiran kurang dari ketentuan sebagaimana tersebut diatasi tidak dapat mengikuti Ujian Tengah Semester (UTS) dan atau Ujian Akhir Semester (UAS).

UJIAN SEMESTER

Penyelenggaraan ujian dimaksudkan untuk menilai mahasiswa dalam memahami atau menguasai materi perkuliahan yang diberikan sesuai dengan Satuan Acara Perkuliahan (SAP) yang telah ditentukan.

  • Ujian Tengah Semester (UTS).

UTS diadakan pada minggu ke-7 atau ke-8 perkuliahan sesuai kalender akademik. Jadwal UTS dilaksanakan sesuai jadwal perkuliahan. UTS diselenggarakan untuk semua mata kuliah.

  • Ujian Akhir Semester (UAS).

UAS diadakan pada minggu ke-16 perkuliahan sesuai kalender akademik. UAS dilaksanakan untuk semua mata kuliah dengan jadwal UAS yang disusun oleh Direktorat Akademik.

Persyaratan mengikuti UTS dan UAS

  1. Terdaftar sebagai mahasiswa aktif dalam semester yang sedang berlangsung.
  2. Tidak terkena sanksi disiplin pendidikan (skorsing).
  3. Maksimal ketidakhadiran 4 (empat) kali pertemuan tanpa keterangan dan 2 kali pertemuan dengan surat keterangan dari DKPM dan atau KaPS
  4. Telah melunasi seluruh biaya pendidikan pada semester yang bersangkutan.
  5. Telah mengikuti PEPT pada semester berjalan.

Tata tertib UTS dan UAS

  1. Mahasiswa peserta ujian diwajibkan hadir di ruang ujian, 5 menit sebelum ujian dimulai.
  2. Mahasiswa peserta ujian wajib menunjukkan Kartu Peserta Ujian (KPU) kepada Pengawas Ujian, dan bagi yang tidak membawa KPU wajib menunjukkan Kartu Identitas (KRS, KTM, KTP, SIM).
  3. Mahasiswa peserta ujian yang datang terlambat lebih dari 30 (tiga puluh) menit tidak diperkenankan mengikuti ujian dan tidak diberikan ujian susulan.
  4. Mahasiswa peserta ujian yang namanya tidak tercantum dalam daftar Absensi Ujian tidak berhak mengikuti ujian kecuali mendapatkan Surat Ijin Mengikuti Ujian dari Direktorat Akademik.
  5. Selain alat-alat yang dipergunakan pada saat Ujian diletakkan di tempat yang telah ditentukan oleh Pengawas Ujian.
  6. Mahasiswa peserta ujian diwajibkan:
    1. Memakai pakaian yang sopan dan rapi.
    2. Bekerja sendiri.
    3. Menggunakan waktu ujian sebaik-baiknya.
    4. Menyerahkan hasil pekerjaan beserta kertas soal ujian kepada Pengawas Ujian atau di tempat yang ditentukan Pengawas Ujian.
  7. Selama ujian berlangsung, mahasiswa peserta ujian tidak diperbolehkan:
    1. Menyontek, bekerja sama de-ngan peserta ujian yang lain atau pinjam-meminjam peralatan ujian.
    2. Menggangu sesama peserta ujian dengan cara apapun.
    3. Tidak mengoperasikan telepon genggam.
    4. Meninggalkan tempat ujian tanpa seijin Pengawas Ujian.
    5. Memakai sandal jepit dan celana pendek.
  8. Pertanyaan atau sesuatu yang kurang jelas, ditayakan kepada Pengawas Ujian.
  9. Mahasiswa peserta ujian yang sudah selesai, boleh meninggalkan ruang ujian dengan tertib dan tenang tanpa menggangu/menarik perhatian peserta ujian lainnya dengan seijin Pengawas Ujian.
  10. Setiap pelanggaran atas tata tertib ini, Pengawas Ujian berhak memperingatkan, mengeluarkan mahasiswa peserta ujian dari ruang ujian dan atau mencatat mahasiswa peserta ujian pada berita acara ujian.
  11. Hal-hal yang tidak cukup diatur dalam tata tertib ini, akan diatur lebih lanjut melalui pengumuman yang disampaikan oleh Pengawas Ujian.
  12. Semua pihak harus membantu menciptakan keamanan, ketenangan, kenyamanan dan ketertiban serta kelancaran pelaksanaan ujian yang sedang berlangsung.


UJIAN SUSULAN

  1. Ujian susulan diberikan kepada mahasiswa peserta ujian yang tidak dapat hadir pada pelaksanaan ujian yang telah dijadwalkan dengan alasan:
    1. Dalam keadaan dirawat di Rumah Sakit.
    2. Ada keluarga inti yang meninggal.
    3. Terkena bencana alam.
    4. Mewakili Universitas/Daerah/Nasional untuk mengikuti kegiatan yang disertai Surat Tugas dari Universitas.
    5. Terdapat jadwal ujian yang bentrok.
  2. Pengajuan ujian susulan dilakukan dengan mengisi form ujian susulan dan diterima oleh Direktorat Akademik paling lambat 3 (tiga) hari setelah mahasiswa yang bersangkutan tidak mengikuti ujian dengan melampirkan Surat Keterangan Rawat Inap atau keterangan lainnya yang dapat dipertanggungjawabkan sebagai bukti.
  3. Nilai Ujian Susulan maksimum 80.
  4. Pelaksaan ujian susulan:

Ujian susulan UTS ditentukan oleh Dosen Pengampu matakuliah yang bersangkutan, dan selambat-lambatnya dilaksanakan minggu ke 11 sesuai kalender akademik.

  1. Ujian susulan UAS ditentukan oleh Direktorat Akademik dan selambat-lambatnya 1 (satu) minggu setelah jadwal UAS berakhir.
  2. Jika pada pelaksanaan ujian susulan yang telah dijadwalkan mahasiswa yang bersangkutan tidak hadir, maka tidak akan diberikan ujian susulan yang ke-2.

PENILAIAN

Penilaian adalah proses penentuan hasil belajar mahasiswa untuk mata kuliah tertentu dalam satu semester yang meliputi aspek kognitif, afektif dan psikomotorik. Nilai merupakan gambaran hasil belajar mahasiswa secara kualitatif yang diberikan oleh dosen/penanggung jawab matakuliah/panitia penguji.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian antara lain :

1. Unsur Penilaian hasil belajar mahasiswa terdiri atas : a. Partisipasi mahasiswa dalam kegiatan belajar mengajar b. Tugas-tugas kegiatan akademik terstruktur c. Kuis d. Ujian Tengah Semester e. Ujian Akhir Semester Bobot masing-masing komponen penilaian diserahkan pelaksanaannya pada masing-masing dosen

2. Cara Penilaian dinyatakan dalam bentuk huruf atau angka mutu dalam skala 0 s.d. 4. Skala tersebut merupakan ekuivalen dari rentang nilai akhir 0 s.d.100, sesuai tabel di bawah ini:

Konversi Nilai Akhir Rentang Nilai Huruf Mutu Kualitatif 85 - 100 A 4.00 Sangat Baik 80 – 84 A- 3.67

75 - 79 B+ 3.33 Baik 70 - 74 B 3.00

65 - 69 B- 2.67 Cukup 60 – 64 C+ 2.33

55 - 59 C 2.00

50 - 54 C- 1.67 Kurang 45 - 49 D 1.00

40 - 44 E 0.00 Gagal

3. Indeks Prestasi (IP) adalah tingkat keberhasilan studi mahasiswa untuk mata kuliah yang diambilnya dan dinyatakan dalam suatu bilangan dengan dua angka di belakang koma.

IP terdiri dari dua macam, yaitu :

a. IPS (Indeks Prestasi Semester): IP dalam satu semester, menunjukkan keberhasilan mahasiswa dalam mengikuti program pendidikan selama satu semester. IPS adalah jumlah hasil perka- lian sks mata kuliah yang diambil dengan bobot nilai ma-

   sing-masing mata kuliah, dibagi dengan jumlah SKS mata kuliah yang diambil per semester dengan rumus :

IPS =

Σ (n . k)


Σ k


Keterangan k = bobot kredit masing-masing mata kuliah pada semester tertentu n = nilai masing-masing mata kuliah

b. IPK (Indeks Prestasi Kumulatif): menunjukkan keberhasilan mahasiswa dalam mengikuti program pendidikan sebanyak semester yang telah ditempuh. IPK adalah jumlah hasil perka- lian sks mata kuliah yang diambil dengan bobot nilai ma-sing-masing mata kuliah, dibagi dengan jumlah sks mata kuliah yang diambil dalam semester yang telah ditempuh, dihitung dengan rumus :

IPK =

Σ (nt . k)


Σ k


Keterangan k = bobot kredit masing-masing mata kuliah semester satu sampai dengan semester terakhir yang diikuti. nt = nilai tertinggi masing-masing mata kuliah

Kualitas pernyataan lulus program studi dalam yudisium dikategorikan menurut predikat sebagai berikut :

a. IPK 2,00 – 2,75, lulus dengan predikat memuaskan b. IPK 2,76 – 3,50, lulus dengan predikat sangat memuaskan c. IPK 3,51 – 3,75, lulus dengan predikat cum laude apabila masa studi < 4 tahun d. IPK 3,76 – 3,99, lulus dengan predikat magna cum laude apabila masa studi < 4 tahun e. IPK 4, lulus dengan predikat summa cum laude apabila masa studi < 4 tahun

Bagi lulusan dengan IPK 3,51 – 4 namun masa studi lebih dari 4 tahun, maka predikat kelulusan adalah sangat memuaskan

4. Pengumuman nilai dimaksudkan untuk menjamin transparasi dan obyektivitas penilaian dosen terhadap mahasiswa. Pengumuman nilai dilakukan oleh Direktorat Akademik 2 (dua) kali dalam 1 (satu) semester, terdiri dari: a.Nilai Ujian Tengah Semester (UTS), diumumkan paling lambat 3 (tiga) minggu setelah ujian dilaksanakan. b.Nilai Ujian Akhir Semester (UAS) dan Nilai Akhir, diumumkan paling lambat 4 (empat) minggu setelah ujian dilaksanakan.

Nilai tersebut akan diterbitkan dalam bentuk Kartu Hasil Studi (KHS) oleh Direktorat Akademik pada setiap akhir semester.

Praktik Kerja LAPANGAN

Mata Kuliah PKL diadakan agar mahasiswa mampu : • Menerapkan ilmu yang telah dipelajari di lingkungan kerja • Memahami dan memecahkan permasalahan di bidang pekerjaannya • Bersosialisasi dengan dunia kerja

Syarat PKL 1. Peserta mata kuliah PKL adalah mahasiswa yang telah lulus 110 SKS 2. Mengisi Kartu Rencana Studi (KRS) dan melakukan pembayaran sesuai dengan jumlah SKS terdaftar (mengisi KRS), yaitu mahasiswa setelah semester 5. 3. Khusus untuk mahasiswa PS Desain Produk telah lulus MK Desain Produk IV dan untuk mahasiswa PS Desain Komunikasi Visual telah lulus MK Desain Komunikasi Visual IV.

Tempat dan Waktu 1. Tempat PKL dapat dipilih oleh mahasiswa sendiri atau atas referensi pihak universitas, atau Perusahaan yang telah bekerja sama dengan UPM dan bersedia menerima mahasiswa sebagai tempat dilaksanakannya PKL 2. Khusus untuk mahasiswa PS Desain, harus pada perusahaan yang telah memiliki tenaga desainer. 3. PKL dilaksanakan paling lama 6 (enam) bulan, mahasiswa harus meyerahkan bukti kehadiran atau surat keterangan dari perusahaan tersebut. 4. Khusus untuk mahasiswa PS Desain, waktu pelaksanaan PKL minimal 3 (tiga) bulan.

Pembimbing PKL 1. Pembimbing Lapangan, yaitu orang yang ditunjuk oleh Perusahaan/instansi tempat mahasiswa PKL yang bertugas membimbing mahasiswa selama PKL berlangsung. 2. Pembimbing PKL yang ditunjuk oleh pihak jurusan, yang bertugas membimbing mahasiswa selama PKL dan penyusunan laporan PKL. Penyusunan Laporan 1. Peserta PKL dianggap selesai, jika telah mengikuti kegiatan PKL di Perusahaan/Instansi terkait dan menyelesaikan laporan PKL dengan format yang telah ditentukan. 2. Pada saat penyusunan Laporan PKL mahasiswa berkonsultasi dengan Pembimbing PKL 3. Laporan PKL harus dipertanggungjawabkan pada seminar yang diselenggarakan oleh Program Studi. 4. Laporan PKL yag telah disetujui dikumpulkan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah seminar dilaksanakan.

Penilaian Penilaian peserta PKL dilakukan berdasarkan :

1. Aktivitas mahasiswa selama PKL. 2. Laporan PKL yang telah dipertanggungjawabkan pada seminar.

Nilai PKL diserahkan oleh Program Studi kepada Direktorat Akademik setelah mahasiswa yang bersangkutan menyerahkan laporan PKL yang telah disetujui.

Tenggang Waktu yang diberikan untuk menyerahkan nilai PKL ke Direktorat Akademik paling lambat 2 (dua) semester dari pengisian KRS untuk matakuliah PKL. Apabila melewati tenggang waktu yang telah ditentukan maka mahasiswa yang bersangkutan harus melakukan pengisian KRS dan melakukan pembayaran untuk mata kuliah PKL.



SKRIPSI atau TUGAS AKHIR (TA)

Skripsi adalah karangan ilmiah yang ditulis mahasiswa sebagai persyaratan akhir pendidikan akademisnya pada program sarjana. Tugas Akhir adalah karya desain yang dibuat mahasiswa sebagai persyaratan akhir pendidikan akademisnya pada program sarjana


Syarat Skripsi atau TA 1. Tercatat sebagai mahasiswa aktif. 2. Telah lulus minimal sks yang disyaratkan oleh program studi, sebagai berikut: Program Studi Jumlah SKS Desain Komunikasi Visual 120 Desain Produk 120 Falsafah dan Agama 120 Hubungan Internasional 120 Ilmu Komunikasi 120 Manajemen 130 Psikologi 120 Teknik Informatika 120 3. Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lebih dari 2.00. 4. Telah lulus mata kuliah yang disyaratkan Program Studi.

Proses Skripsi atau TA

  1. Melakukan pengisian KRS secara online
  2. Melakukan pembayaran melalui bank yang ditunjuk universitas
  3. Mahasiswa mengajukan topik kepada program studi.
  4. Program studi menunjuk Pembimbing
  5. Melakukan bimbingan
  6. Seminar proposal.
  7. Melanjutkan bimbingan .
  8. Pengajuan sidang .
  9. Sidang .

Bimbingan Skripsi atau TA Bimbingan Skripsi atau TA adalah pertemuan antara dosen pembimbing dengan mahasiswa yang dilakukan untuk mengarahkan, mendiskusikan ataupun memberikan masukan dan saran kepada mahasiswa dalam penulisan skripsi atau TA. Proses bimbingan yang dilakukan harus dicatat dalam buku monitor bimbingan skripsi atau TA.

  1. Masa bimbingan skripsi atau TA berlaku untuk 2 semester.
  2. Pada bimbingan skripsi atau TA semester pertama, mahasiswa wajib membayar biaya SPP dan sks,
  3. Pada bimbingan skripsi atau TA semester kedua :
    1. Apabila mahasiswa mengambil mata kuliah lain dan skripsi, maka mahasiswa tetap harus melakukan KRS on line serta membayar biaya SPP dan sks,
    2. Apabila mahasiswa hanya mengambil mata kuliah skripsi, maka mahasiswa tetap diharuskan melakukan KRS on line, dan hanya membayar biaya sks.
  4. Apabila masa bimbingan lebih dari 2 semester, maka mahasiwa harus melakukan proses pendaftaran dan pembayaran skripsi seperti semula (lihat butir 2), dan Program Studi berhak meninjau ulang proses Skripsi mahasiswa.

Seminar Proposal Seminar proposal adalah kegiatan yang dilakukan di tengah proses penulisan skripsi yang dimaksudkan untuk membantu mahasiswa dalam menentukan kelayakan proposal untuk menilai dapat atau tidak proposal tersebut dilanjutkan ke tahap berikutnya. Seminar proposal juga membantu mahasiswa dan pembimbing dalam menentukan arah dan metode penelitian yang akan dituliskan dalam skripsi. Syarat pelaksanaan seminar proposal ditentukan program studi masing-masing.

Syarat Sidang Skripsi atau TA

  1. Tercatat sebagai mahasiswa aktif pada semester berjalan.
  2. Telah lulus semua matakuliah kecuali matakuliah Skripsi ,

dengan IPK > 2.00.

  1. Nilai D tidak melebihi 3 (tiga) matakuliah dengan jumlah 7 (tujuh) sks. Matakuliah yang dimaksud adalah matakuliah yang tidak mempunyai persyaratan nilai minimal C- yang telah ditetapkan oleh Program Studi.
  2. Telah menyelesaikan penulisan skripsi dan mendapatkan persetujuan dosen pembimbing untuk mengikuti sidang skripsi.
  3. Telah menyelesaikan persyaratan Direktorat Akademik, Bagian Keuangan, dan Perpustakaan.
  4. Bagi angkatan 2008 dan sesudahnya maka wajib memiliki skor PEPT > 400.
  5. GMP

Prosedur Pengajuan Sidang Skripsi 1. Mahasiswa meminta transkrip nilai yang disahkan oleh Direktorat Akademik. 2. Mahasiswa mengisi Form Pengajuan Sidang Skripsi. 3. Mengembalikan Form Pengajuan Sidang Skripsi ke Direktorat Akademik paling lambat 2 (dua) minggu sebelum pelaksanaan sidang skripsi, dengan melampirkan: a. Transkrip nilai yang telah diperiksa dan disetujui oleh pembimbing akademik dan ketua program studi. b. Surat Keterangan Bebas Administrasi dari bagian Keuangan. c. Surat Keterangan Bebas Pinjam dari Perpustakaan. d. Pas foto ukuran 3x4 dan 4x6 masing-masing sebanyak 3 (tiga) lembar dengan latar belakang merah dan menggunakan Jaket Almamater. 4. Setelah Form Pengajuan Sidang Skripsi disetujui oleh Direktur Akademik, maka sidang dapat dilaksanakan.

Sidang Skripsi Sidang Skripsi adalah proses pertanggung jawaban isi hasil penelitian dalam bentuk skripsi dihadapan penguji. Penguji memberikan penilaian atas isi maupun sistematika penulisan dan teknik presentasi dalam sidang skripsi.

Proses sidang skripsi dicatat dalam Berita Acara Sidang Skripsi yang ditandatangani oleh Ketua. Berita Acara diserahkan paling lambat satu (1) minggu setelah sidang dilaksanakan. Nilai Skripsi diberikan apabila mahasiswa telah menyelesaikan skripsi dan telah mendapat persetujuan dari seluruh penguji dan pembimbing. Nilai skripsi diserahkan oleh Ketua PS kepada Direktorat Akademik paling lambat satu bulan setelah tanggal pelaksanaan sidang.

Apabila mahasiswa tidak menyelesaikan perbaikan skripsi : - Hingga lebih dari 1 bulan terhitung sejak tanggal sidang, maka akan dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp 1.000.000,- dan dibayarkan melalui bank yang ditunjuk universitas. - Hingga lebih dari 2 bulan terhitung sejak tanggal sidang, maka akan dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp 1.000.000,- dan dibayarkan melalui bank yang ditunjuk universitas dan Nilai turun satu tingkat dari nilai yang ditetapkan oleh dewan penguji. - Hingga lebih dari 3 bulan terhitung sejak tanggal sidang, maka akan dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp 1.000.000,- dan dibayarkan melalui bank yang ditunjuk universitas dan Nilai turun ke nilai minimal kelulusan matakuliah skripsi masing-masing program studi. - Jika melebihi 3 bulan dan tidak memenuhi kriteria poin, maka mahasiswa dinyatakan TIDAK LULUS mata kuliah skripsi/TA dan diberlakukan sanksi TIDAK LULUS pada kriteria tidak lulus.

Berikut Panduan Penulisan Skripsi atau Tugas Akhir Universitas Paramadina

  1. Panduan Skripsi.pdf
  2. Panduan Tesis.pdf

PROSES KELULUSAN

Setelah mahasiswa melakukan sidang akhir skripsi dan melakukan revisi skripsi sesuai dengan hasil sidang, maka Program Studi menentukan Nilai Skripsi dan Yudisium kelulusan pada tiap mahasiswa.

Sejak Program Studi menentukan Yudisium dan mengeluarkan Berita Acara Yudisium, maka mahasiswa berhak mendapatkan Surat Ketera-ngan Lulus, sebelum mendapatkan Ijasah.


WISUDA

Wisuda adalah suatu proses pelantikan kelulusan mahasiswa yang telah menyelesaikan proses belajar di universitas. Wisuda dilaksanakan setahun dua kali pada semester genap dan semester gasal sesuai dengan kalender akademik yang telah ditentukan universitas. Lulusan yang akan mengikuti wisuda diwajibkan untuk mendaftarkan diri ke Panitia Wisuda dan membayar biaya wisuda sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pada saat wisuda, mahasiswa akan mendapatkan ijazah dan transkrip. 1. Ijazah merupakan tanda bukti kelulusan yang dikeluarkan universitas. 2. Transkrip akademik merupakan rekaman hasil studi mahasiswa selama menempuh studi di Universitas, dengan demikian transkrip memuat seluruh matakuliah, jumlah sks dan nilai mata kuliah yang pernah ditempuh oleh seorang mahasiswa pada program studinya. Prosedur Perbaikan Ijasah atau Transkrip Apabila terjadi kesalahan penulisan terhadap ijasah atau transkrip, Universitas memberikan kesempatan untuk mengajukan perbaikan dalam waktu 2 minggu sejak hari wisuda dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Apabila kesalahan dari pihak Universitas, maka transkrip atau ijasah tersebut akan diperbaiki, dan diterbitkan transkrip atau ijasah baru selambat-lambatnya maksimal 1 (satu) minggu setelah pengajuan perbaikan.

2. Apabila kesalahan dari pihak mahasiswa, maka : a. Mahasiswa harus mengajukan permohonan kepada rektor dan menyatakan bahwa hal tersebut merupakan kesalahan yang bersangkutan, dengan surat bermaterai. b. Mahasiswa wajib membayar sanksi administratif sebesar Rp 500.000,-, dan dibayarkan melalui bank yang ditunjuk Universitas. c. Mahasiswa menunjukkan bukti pembayaran sanksi administratif kepada Bagian Akademik dan menyerahkan dokumen yang salah, dan Bagian akademik akan menyerahkan tanda terima dokumen yang salah. d. Universitas akan segera menerbitkan dokumen baru selambat-lambatnya 2 (dua) minggu sejak mahasiswa menunjukkan bukti pembayaran dan menyerahkan dokumen yang salah.

Permohonan untuk perbaikan ijasah dan transkrip setelah waktu yang telah ditentukan diatas, tidak diterima.

ANTI PLAGIARISME

Universitas Paramadina bertujuan menghasilkan sarjana yang memiliki kedalaman iman, kemandirian jiwa, ketajaman nalar, kepekaan nurani, kecakapan berkarya, dan keluasan wawasan. Menghormati karya akademis merupakan bagian penting dari Universitas Paramadina.

Untuk itu pada usianya yang ke-10, Universitas Paramadina merasa terpanggil untuk memformalkan nilai-nilai menghormati karya akademis dengan membentuk sistem penulisan akademis yang benar sejak dini, ketika mahasiswa baru memasuki tahun pertamanya di jenjang perguruan tinggi Penyusunan petunjuk penulisan akademik yang benar, terutama yang tidak menyimpang dari kaidah umum yang bisa diterima di kalangan akademisi, sudah merupakan kebutuhan yang mendesak.

Praktek penjiplakan yang mungkin terjadi di lingkungan perguruan tinggi, baik di dalam dan luar negeri, harus dicegah sedini mungkin. Oleh karena itu, telah diterbitkan suatu panduan mengenai : PENCEGAHAN DAN SAKSI TERHADAP PENYALAHGUNAAN NA-RASUMBER DAN PENJIPLAKAN yang disusun oleh Deputi Rektor bidang Akademik dan Riset.

Panduan ini mulai disosialisasikan pada bulan April 2008 dan efektif berlaku pada tahun ajaran 2008/2009. Semua civitas academica Universitas Paramadina wajib mematuhi aturan yang ada dalam buku panduan tersebut.

  1. Panduan Anti Plagiarisme Lampiran


KODE ETIK KEGIATAN AKADEMIK

Selain peraturan mengenai penyalahgunaan narasumber dan penjiplakan (Anti Plagiarisme), seluruh civitas academica Universitas Paramadina juga memiliki tanggung jawab atas integritas akademis yang telah diatur pada KODE ETIK KEGIATAN AKADEMIK. Kode etik tersebut dimaksudkan untuk mencegah terjadinya segala bentuk ketidakjujuran dalam kegiatan akademik.

PANDUAN KARYA AKHIR DAN TESIS

  1. ‎Panduan Karya Akhir.pdf
  2. Panduan Tesis.pdf

PEDOMAN PENYUSUNAN LAPORAN PKL

Panduan PKL S1 Program Studi Manajemen

FORM PENGAJUAN SIDANG PKL DAN SKRIPSI

Form Pengajuan Sidang PKL.pdf

Form Pengajuan Sidang Skripsi.pdf

LAMPIRAN KEBIJAKAN DAN PERATURAN AKADEMIK

Kebijakan Akademik Rev.02 (2017).pdf

Peraturan Akademik.pdf

Personal tools